Minggu, 30 Agustus 2015

Beton Dasar (1) Pengenalan

Apakah yang anda ketahui tentang semen, semen cor dan besi yang digunakan untuk ngecor semen tersebut. Tentu saja ketika kita melihat para pekerja mengecor semen itu, sebelum itu mereka mencampur material lain selain semen, yaitu pasir dan kerikil. Dari campuran tersebut kemudian dicampur air kemudian dituangkan kedalam cetakan itulah yang dinamakan beton

Adakalanya beton harus diberi bahan lain selain bahan semen, pasir, kerikil (Aggregate) yaitu bahan aditif agar meningkatkan kinerja beton. Meningkatnya kinerja beton dimaksudkan berbagai keperluan terutama untuk meningkatkan ketahanan beton terhadap efek beku/dingin dan air juga untuk mempercepat kekuatan beton. Kekuatan beton diukur dengan Kuat Tekannya, semakin besar kuat tekan beton tersebut, maka semakin besar kekuatan beton tersebut
.
Agar beton dapat berfungsi sebagai pijakan dalam bentang panjang dan tidak patah untuk itulah diperlukan besi baja panjang yang biasanya disisipkan ditengah cetakan dalam pembuatan beton, besi ini disebut tulangan ibarat tubuh kalau tudak ada tulang tidak dapat berdiri. Tulangan ini dapat menahan Gaya Tarik atau Kuat Tarik.

Jadi dalam desainnya cetakan beton yang kita lihat dijembatan, digedung, dimal-mal dll agar bangunan tersebut seimbang dan tidak Patah berlaku hukum keseimbangan sama seperti Hukum kekekalan Energi bahwa

Kuat Tekan = Kuat Tarik

Namun pada kenyataannya dalam perhitungan Kuat Tekan beton tidaklah harus sama dengan kuat Tarik, tetapi mendekati nilainya. Tentu saja selain hal tersebut terdapat juga gaya-gaya alami terdapat dalam beton yang perlu dipertimbangkan dalam desainnya.

Baca Juga : Beton Dasar (2) Sifat-sifat Beton

Sumber : Dari berbagai Referensi

Recent Post